Pendingin Udara yang Terbaik, AC atau Air Cooler?

Pendingin Udara yang Terbaik, AC atau Air Cooler?

Air cooler dan air conditioner (AC) jadi dua alat pendingin hawa yang sering disamakan. Meskipun sama-sama menambahkan hawa di ruangan jadi dingin, keduanya memahami berbeda. Jika anda tidak memahami perbedaan antara air cooler maupun AC, maka tenang saja gara-gara kali ini kita dapat membahasnya secara teliti yang dirangkum dari bermacam sumber, Rabu (11/11/2020). Baca juga: AC Tidak Dingin? Ini 9 Penyebabnya Perbedaan antara air cooler dan AC secara fitur Air cooler umumnya punya energi yang lumayan ramah untuk listrik. Sementara, AC punya energi yang memahami di atas air cooler, agar tidak terlalu ramah untuk listrik. Jika air cooler hanya mendinginkan udara, maka AC punya fitur mendinginkan dan memanaskan udara. Air cooler bekerja untuk menghalau panas dari hawa bersama dengan manfaatkan bantalan penyerap air. Sementara AC sesuaikan suhu hawa bersama dengan manfaatkan freon dan pendingin kimiawi. Air cooler berbentuk portabel atau dapat dipindah-pindahkan ke mana pun usb fan .

Sementara AC tidak dapat dipindahkan sehabis dipasang. Air cooler manfaatkan listrik yang terlalu sedikit untuk kala digunakan. Sementara AC dapat mengonsumsi banyak listrik yang menyebabkan tagihan listrik mahal. Penggunaan air cooler lebih berfungsi di area kering, sedang AC berfungsi di area kering dan lembab. Baca juga: 5 Pilihan AC setengah PK Watt Kecil agar Tagihan Listrik Tak Membengkak Harga Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Air cooler dijual lebih murah dibandingkan AC. Harga air cooler umumnya di bawah Rp 1 jutaan, sedang untuk AC dapat di atas Rp 2 jutaan lebih.

Dengan memandang label harganya saja, anda dapat memahami bahwa AC mahal. Ruang dan mengonsumsi energi Hal lain yang mesti diperhatikan adalah area dan mengonsumsi daya. AC yang tinggi watt dapat menggunakan banyak listrik. Namun, bersama dengan air cooler dapat menghemat ongkos hingga 80 persen. Pemeliharaan Pemeliharaan adalah perihal lain yang mesti anda perhitungkan disaat berpikir untuk belanja air cooler atau AC. Kamu terlalu mesti manfaatkan hingga 10 ember air untuk air cooler dan mengisinya tiap-tiap hari sebelum saat menggunakannya. Sementara perihal di atas tidak dapat tersedia terhadap AC gara-gara yang anda butuhkan sebatas sedikit servis perawatan secara teratur. Baca juga: AC Harus Rutin Dibersihkan,

Ini Sebabnya Fungsi Air cooler dan AC punya perbedaan dalam langkah kerjanya. Air cooler menyerap air panas, melewatkannya melalui bantalan penyerap basah, dan mendinginkan udara. Di sisi lain, AC manfaatkan pendingin kimiawi untuk mengondisikan hawa dan merubah suhunya. AC menyebabkan suasana hawa jadi lebih baik bersama dengan sedia kan layanan penyesuaian suhu dan kelembaban. Iklim Air cooler tidak bekerja bersama dengan baik di iklim lembab gara-gara begitulah langkah mereka dirancang. Lalu, AC lumayan beruntung dalam suasana lembab dan bagian terbaiknya adalah anda lebih-lebih dapat memanaskan ruangan selama musim dingin gara-gara pemanas juga dalam manfaat dan desain dari AC.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda AC Kekurangan Freon Pengaruh terhadap lingkungan Air cooler mendinginkan hawa bersama dengan membiarkan hawa panas melaluinya. Tetapi model AC manfaatkan CFL untuk pendingin yang berbahaya bagi lingkungan. Udara panas yang dipompa keluar oleh kompresor di lepaskan di luar ruangan, dan hawa dingin masuk secara internal dari unit ke dalam ruangan. Hal ini menyebabkan AC jauh lebih tidak ramah lingkungan dibandingkan air cooler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *