Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Dilakukan?

Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Dilakukan?

Pemeriksaan kehamilan merupakan agenda perlu yang perlu dilakukan oleh seorang ibu hamil. Dengan pemeriksaan yang rutin, dokter dapat memantau suasana kesehatan Anda dan bayi didalam kandungan.

Pemeriksaan kehamilan terdiri dari perawatan kesehatan prenatal (sebelum melahirkan) dan postpartum (setelah melahirkan). Tujuan pemeriksaan kehamilan adalah untuk memastikan kehamilan yang sehat dan persalinan yang aman, baik untuk ibu maupun bayi. Saat berkonsultasi bersama dokter, kamu juga dapat menanyakan beberapa Info seputar kehamilan.

Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Dilakukan? – Alodokter

Jadwal Pemeriksaan Kehamilan
Idealnya ibu hamil perlu mampir ke dokter untuk laksanakan pemeriksaan kehamilan minimal 8 kali. Anda perlu meluangkan pas sebulan sekali untuk memeriksakan diri ke dokter selama era enam bulan pertama kehamilan. Saat memasuki umur 7-8 bulan kehamilan, laksanakan pemeriksaan tiap dua minggu sekali. Intensitas kunjungan disempurnakan jadi satu kali per minggu, dikala kehamilan menginjak umur sembilan bulan.

Namun terdapat juga mungkin bahwa Anda diharuskan untuk lebih kerap pemeriksaan ke dokter, yaitu jika Anda: melindungi kesehatan bunda 

Hamil di atas umur 35 tahun.
Berisiko melahirkan secara prematur.
Mengalami komplikasi kehamilan.
Memiliki riwayat penyakit, layaknya asma, lupus, anemia, diabetes, tekanan darah tinggi, atau obesitas.
Melalui pemeriksaan kehamilan, dokter dapat memantau suasana Anda dan janin didalam kandungan, layaknya mengidentifikasi jika tersedia komplikasi kehamilan dan segera mengatasinya sebelum akan suasana memburuk, dan juga menahan risiko problem perkembangan bayi didalam kandungan.

Pada pas pemeriksaan kehamilan, dokter dapat mengingatkan Anda untuk menghentikan formalitas merokok dan berhenti konsumsi minuman beralkohol, dan juga menghindari zat-zat beracun yang dapat membahayakan kandungan. Selain itu, dokter juga dapat menambahkan suplemen asam folat untuk ibu hamil selama kehamilan trimester pertama.

Apa Saja yang Dilakukan pas Pemeriksaan Kehamilan?
Saat pertama kali laksanakan pemeriksaan kehamilan, dokter dapat menanyakan kesehatan Anda secara menyeluruh. Termasuk siklus menstruasi, penyakit yang pernah Anda dan keluarga alami, type hidup, dan obat-obatan yang Anda konsumsi. Jika ini bukan kehamilan pertama Anda, dokter mungkin dapat menanyakan perihal pengalaman kehamilan Anda sebelumnya.

Selain itu, bermacam pemeriksaan mungkin dapat Anda jalani, seperti: klinik usg di bekasi

Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan berat dan tinggi badan, tekanan darah, suasana payudara, jantung, dan paru-paru Anda. Kemungkinan dokter dapat mengecek vagina, rahim dan serviks fungsi menyadari jika tersedia mungkin problem pada kehamilan Anda.

Tes urine
Tes ini digunakan untuk menyadari jika tersedia infeksi saluran kemih atau ginjal. Tes urine juga dapat dilakukan untuk mendeteksi apakah terdapat protein atau gula didalam urine.

Tes darah
Tes darah bermanfaat untuk menyadari golongan darah (termasuk status rhesus Anda), mengukur kadar hemoglobin, menyadari apakah Anda memiliki suasana infeksi tertentu, layaknya cacar, rubella, hepatitis B, sifilis, gonore, klamidia, toksoplasmosis, atau HIV/AIDS.

Tes skrining janin
Tes ini dapat menambahkan gambaran perihal suasana kesehatan janin Tes yang dapat dilakukan yaitu USG atau tes darah. Jika diperlukan, dokter mungkin dapat memberi saran pemeriksaan genetik pada janin.

Waktu perkiraan bayi lahir juga kebanyakan dibicarakan pada kunjungan pertama. Pada peluang ini, Anda dapat menanyakan perihal bermacam hal perihal kehamilan. Mulai dari layaknya apa saja asupan yang perlu dikonsumsi dan dihindari oleh ibu hamil, obat atau vitamin yang perlu diminum ibu hamil, olahraga yang safe untuk ibu hamil, sampai terkait seks pas hamil.

Pada kunjungan berikutnya, mungkin Anda tidak perlu meniti semua hal yang dilakukan pada pemeriksaan kehamilan pertama. Dokter mungkin laksanakan pemeriksaan dasar, layaknya pengukuran berat badan, tekanan darah, memonitor perkembangan janin, dan gejala-gejala yang Anda alami selama kehamilan.

Menginjak umur sembilan bulan, pemeriksaan kehamilan yang dilakukan dapat meliputi pemeriksaan dasar disempurnakan pemeriksaan vagina, serviks dan juga posisi bayi.

Kehamilan merupakan era yang rentan. Penting untuk meluangkan pas ekstra untuk memerhatikan suasana Anda dan bayi didalam kandungan. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian pula jika Anda merasakan gejala yang tidak normal, segera kunjungi dokter.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *